Terjemah Hadits Arbain ke 8 Tentang Perintah Menegakkan Syahadat
| Nama kitab | : | Hadits Arbain |
| Judul kitab Arab | : | الأربعون النووية |
| Judul terjemah | : | Terjemah Kitab Hadits Arbain |
| Mata Pelajaran | : | Hadits |
| Musonif | : | Yahya bin Syaraf An-Nawawi |
| Nama Arab | : | يحيى بن شرف النووي |
| Lahir | : | Nawa, 631 H/1233 M |
| Wafat | : | Damaskus, 676 H/ 1277 M |
| Penerjemah | : | Ahsan Dasuki |
Terjemah Hadits Arbain Ke 8
Image by ©
LILMUSLIMIIN
Terjemah Hadits Arbain ke 8 Tentang Perintah Menegakkan Syahadat
«عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ تَعَالَى عَنْهُمَا أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ﷺ قَالَ: أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَشْهَدُوْا أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ، وَيُقِيْمُوا الصَّلَاةَ، وُيُؤْتُوا الزَّكَاةَ: فَإِذَا فَعَلُوْا ذَلِكَ عَصَمُوْا مِنِّيْ دِمَاءَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ إِلَّا بِحَقِّ الْإِسْلَامِ وَحِسَابُهُمْ عَلَى اللهِ تَعَالَى». رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ.
[Dari Ibnu Umar Radhiallahu Ta'ala Anhuma sesungguhnya Rasulallah ﷺ bersabda: Aku diperintah untuk saling memerangi manusia hingga mereka bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah dan sesungguhnya Muhammad adalah utusan Allah dan hingga mereka menegakkan sholat dan menunaikan zakat. Jika mereka melakukan itu semua maka mereka telah memelihara dariku pada darah-darah mereka dan pada harta-harta mereka kecuali dengan hak Islam dan hisab mereka atas ketentuan Allah Ta'ala]. Telah meriwayatkan pada hadits ini Imam Bukhori dan Imam Muslim.
Sedikit penjelasan dari saya bahwa yang dimaksud memerangi manusia pada hadits ini adalah memerangi orang-orang yang menghunuskan senjata pada umat islam karena redaksi pada kata saling memerangi menunjukkan bukan dari satu pihak akan tetapi dari kedua belah pihak.
Dan lafadz An-nas atau manusia di dalam Al-Qur'an dan hadits sering kali ditunjukkan bukan pada semua manusia tetapi pada sebagian manusia bahkan kadang berlaku untuk satu orang saja.
Seperti firman Allah Ta'ala dalam Al-Qur'an :
وَيُكَلِّمُ النَّاسَ فِي الْمَهْدِ وَكَهْلًا وَمِنَ الصَّالِحِينَ. [ آل عمران: 46]
Dan dia berbicara dengan manusia dalam buaian dan ketika sudah dewasa dan dia adalah termasuk orang-orang yang saleh". [Al Imran: 46]
Tentu yang dimaksud manusia pada ayat ini bukan semu manusia lalu siapa yang dimaksud dengan manusia pada ayat ini ? Yang dimaksud adalah orang-orang yang berbicara kepada Siti Maryam tentang anaknya Nabi Isa Alaihis Salam.
Tinggalkan Komentar
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda
Komentar Pembaca
Diskusi dan tanggapan dari pembaca lain
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!