Terjemah Hadits Arbain Ke 27 Tentang Kebajikan Dan Dosa

17 Jun, 2024
Nama kitab:Hadits Arbain
Judul kitab Arab: الأربعون النووية
Judul terjemah: Terjemah Kitab Hadits Arbain
Mata Pelajaran:Hadits
Musonif:Yahya bin Syaraf An-Nawawi
Nama Arab:يحيى بن شرف النووي
Lahir:Nawa, 631 H/1233 M
Wafat:Damaskus, 676 H/ 1277 M
Penerjemah:Ahsan Dasuki

Terjemah Hadits Arbain Ke 27

Hadits Arbain Image by © LILMUSLIMIIN

Terjemah Hadits Arbain ke 27 Tentang Kebajikan Dan Dosa

[عَنِ النَّوَّاسِ بْنِ سَمْعَانَ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ اَلْبِرُّ حُسْنُ الْخُلُقِ، وَالْإِثْمُ مَا حَاكَ فِي نَفْسِكَ وَكَرِهْتَ أَنْ يَطَّلِعَ عَلَيْهِ النَّاسُ]. رَوَاهُ مُسْلِمٌ.

[Dari Nawas bin Sam'an Radhiallahu Anhu dari Nabi ﷺ bersabda: Kebajikan adalah baiknya Akhlak, dan dosa adalah perkara yang tersusun di dalam dadamu dan engkau benci jika manusia mengetahui pada perkara itu Telah meriwayatkan pada hadits ini Imam Muslim.

وَعَنْ وَابِصَةَ بْنِ مَعْدٍ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ قَالَ: أَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ فَقَالَ: جِئْتَ تَسْأَلُ عَنِ الْبِرِّ؟ قُلْتُ: نَعَمْ، وَقَالَ: إسْتَفْتِ قَلْبَكَ، اَلْبِرُّ مَا اطْمَأَنَّتْ إلَيْهِ النَّفْسُ وَاطْمَأَنَّ إلَيْهِ الْقَلْبُ، وَالْإِثْمُ مَا حَاكَ فِي النَّفْسِ وَتَرَدَّدَ فِى الصَّدْرِ وَإِنْ أَفْتَاكَ النَّاسُ وَأَفْتَوْكَ حَدِيثٌ حَسَنٌ. رَوَيْنَاهُ فِى مُسْنَدَيِ الْإِمَامَيْنِ أَحْمَدَ بْنِ حَنْبَلٍ وَالدَّارِمِيُّ بِإِسْنَادٍ حَسَنٍ.

Dan dari Wabisoh bin Ma'd Radhiallahu Ta'ala Anhu ia berkata [Aku mendatangi Rasulullah ﷺ kemudian Nabi bersbda: Engkau datang kepadaku menanyakan tentang kebajikan ? Aku berkata: Ya, kemudian Nabi bersabda: Mintalah pendapat pada hatimu, Kebajikan adalah perkara yang menjadikan nafsu tenang pada perkara itu dan menjadikan hati tenang pada perkara itu sedangkan dosa adalah perkara yang tersusun di dalam diri dan menjadikan ragu di dalam dada walaupun manusia telah memberikan fatwa padamu dan mereka berfatwa padamu] Ini adalah hadits Hasan. Kami telah meriwayatkan pada hadits ini dalam dua kitab musnad dari dua imam Imam ahmad bin Hambal dan Imam Ad-Darimi dengan sanad yang Hasan.