Terjemah Hadits Arbain Ke 37 Tentang Niat dan Amal
| Nama kitab | : | Hadits Arbain |
| Judul kitab Arab | : | الأربعون النووية |
| Judul terjemah | : | Terjemah Kitab Hadits Arbain |
| Mata Pelajaran | : | Hadits |
| Musonif | : | Yahya bin Syaraf An-Nawawi |
| Nama Arab | : | يحيى بن شرف النووي |
| Lahir | : | Nawa, 631 H/1233 M |
| Wafat | : | Damaskus, 676 H/ 1277 M |
| Penerjemah | : | Ahsan Dasuki |
Terjemah Hadits Arbain Ke 37
Image by ©
LILMUSLIMIIN
Terjemah Hadits Arbain ke 37 Tentang Niat dan Amal
[عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَاعَنْ رَسُولِ اللَّهِ ﷺفِيْمَا يَرْوِيْهِ عَنْ رَبِّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَىقَالَإنَّ اللَّهَ كَتَبَ الْحَسَنَاتِ وَالسَّيِّئَاتِثُمَّ بَيَّنَ ذَلِكَ،
[Dari Ibnu Abbas Radhiallahu Anhumadari Rasulullah ﷺdalam hadits yang telah meriwayatkan kepada Rasul dari Rabbnya Tabaraka Wata'alaRasul bersabda:Sesungguhnya Allah telah mencatat kebaikan-kebaikan dan keburukan-keburukankemudian Allah menjelaskan hal ituفَمَنْ هَمَّ بِحَسَنَةٍ فَلَمْ يَعْمَلْهَاكَتَبَهَا اللَّهُ عِنْدَهُ حَسَنَةً كَامِلَةً،وَإِنْ هَمَّ بِهَا فَعَمِلَهَاكَتَبَهَا اللَّهُ عِنْدَهُ عَشْرَ حَسَنَاتٍإلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍإلَى أَضْعَافٍ كَثِيرَةٍ،
Barang siapa bermaksud melakukan kebaikan kemudian ia tidak mengerjakannya maka Allah pasti akan mencatat di sisinya satu kebaikan yang sempurna dan jika ia bermaksud melakukan kebaikan kemudian ia mengerjakannyamaka Allah pasti akan mencatat di sisinya sepuluh kebaikansampai tujuh ratus lipat, sampai berlipat-lipat banyaknyaوَإِنْ هَمَّ بِسَيِّئَةٍ فَلَمْ يَعْمَلْهَاكَتَبَهَا اللَّهُ عِنْدَهُ حَسَنَةً كَامِلَةً،وَإِنْ هَمَّ بِهَا فَعَمِلَهَاكَتَبَهَا اللَّهُ سَيِّئَةً وَاحِدَةً].رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌفِي صَحِيْحَيْهِمَابِهَذِهِ الْحُرُوْفِ
Dan jika ia bermaksud melakukan keburukan kemudian ia tidak mengerjakannyamaka Allah pasti akan mencatat di sisinya satu kebaikan yang sempurnadan jika ia bermaksud melakukan keburukan kemudian ia mengerjakannyamaka Allah pasti akan mencatat di sisinya satu keburukan saja]. Telah meriwayatkan pada hadits ini Imam Bukhori dan Imam Muslimdi dalam dua kitab shohih merekadengan huruf-huruf ini
فَانْظُرْ يَا أَخِيْوَفَّقَنَا اللَّهُ وَإِيَّاكَ اِلَى عَظِيمِ لُطْفِ اللَّهِ تَعَالَى،وَتَأَمَّلْ هَذِهِ الْأَلْفَاظَ،
Maka perhatikanlah wahai saudarakuSemoga Allah memberikan taufik kepada kita semuadan wajib atasmu untuk mengagungkan kelembutan Allah Ta'aladan berfikirlah dengan lafadz ini
وَقَوْلُهُ عِنْدَهُ إشَارَةٌ إلَى الْإِعْتِنَاءِ بِهَا،وَقَوْلُهُ كَامِلَةً لِلتَّأْكِيْدِ وَشِدَّةِ الْإِعْتِنَاءِ بِهَا،وَقَالَ فِى السَّيِّئَةِ الَّتِي هَمَّ بِهَاثُمَّ تَرَكَهَاكَتَبَهَا اللَّهُ عِنْدَهُ حَسَنَةً كَامِلَةًفَأَكَّدَهَا بِكَامِلَةًوَإِنْ عَمِلَهَاكَتَبَهَا سَيِّئَةً وَاحِدَةً،فَأَكَّدَ تَقْلِيلَهَا بِوَاحِدَةٍوَلَمْ يُؤَكِّدْهَا بِكَامِلَةً
Firman Allah pada lafadz عِنْدَهُ adalah satu isyarat dalam mementingkan kebaikandan firman Allah pada lafadz كَامِلَةً adalah untuk menguatkan dan sangat mementingkan kebaikandan Allah berfirman tentang keburukan yang barang siapa bermaksud melakukannyakemudian ia meninggalkannyamaka Allah pasti akan mencatat di sisinya satu kebaikan yang sempurnakemudian Allah menguatkan lafadz حَسَنَةً dengan lafadz كَامِلَةًdan jika ia mengerjakannyamaka Allah pasti akan mencatat keburukan itu sebagai satu keburukan sajakemudian Allah menguatkan pada sedikitnya keburukan dengan lafadz وَاحِدَةً dan Allah tidak menguatkan lafadz سَيِّئَةً dengan lafadz كَامِلَةً
فَلِلَّهِ الْحَمْدُ وَالْمِنَّةُ،سُبْحَانَهُ لَا نُحْصِيْ ثَنَاءً عَلَيْهِ،وَبِاَللَّهِ التَّوْفِيْقُ.
Milik Allahlah segala puji dan anugerahmaha suci Allah tidaklah kami mampu menghitung pujian kepadanyadan sebab Allahlah taufik
Tinggalkan Komentar
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda
Komentar Pembaca
Diskusi dan tanggapan dari pembaca lain
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!